Page 25 - Renja 2020
P. 25
Jika dibandingkan dengan tingkat capaian sampai dengan akhir tahun
perencanaan Renstra, yaitu sebesar 3,00% atau 0 unit Jumlah Revitalisasi
Pasar Rakyat dari total target 5 unit.
c. Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah
1) Fasilitasi bagi industri kecil dan menengah dalam memperkuat
terhadap pemanfaatan sumber daya
Tingkat capaian kinerja rata-rata indikator kinerja keluaran kegiatan ini
sebesar 45,75% dengan jumlah indikator kinerja keluaran kegiatan
sebanyak 8 indikator.
Ketidaktercapaian disebabkan indikator Jumlah SNI yang terfasilitasi tidak
dapat dilaksanakan karena Produk IKM di Kabupaten Lebak masih belum
bisa diusulkan untuk mendapatkan SNI, dikarenakan terkendala dengan
salah satu syarat, yaitu pengecekan sistem manajemen mutu produsen
(dapur produksi). Berdasarkan hasil evaluasi, indikator tersebut pada
perubahan APBD akan diganti menjadi Jumlah BPOM yang terfasilitasi.
Sertifikasi BPOM diperlukan, karena banyaknya produk pengolahan
makanan yang tidak bisa difasilitasi dengan P-IRT, khususnya untuk produk
makanan basah seperti produk pengolahan ikan, serta minuman dan
kecantikan.
Jika dibandingkan dengan tingkat capaian sampai akhir tahun perencanaan
Renstra, rata-rata tingkat capaian indikator kinerja keluaran sebesar 7,06%
dengan rincian :
- 20,00% atau 40 produk IKM terfasilitasi sertifikasi halal dari total target
200 produk IKM terfasilitasi sertifikasi halal;
- 15,38% atau 40 produk IKM terfasilitasi sertifikasi P-IRT dari total target
260 produk IKM terfasilitasi sertifikasi P-IRT;
- 0,00% atau 0 produk IKM terfasilitasi pemberian barcode dari total
target 150 produk IKM terfasilitasi pemberian barcode;
- 0,00% atau 0 produk IKM terfasilitasi SNI dari total target 2 produk IKM;
- 0,00% atau 0 produk IKM terfasilitasi Uji Umur Simpan (Kadaluarsa)
Produk Makanan dari total target 170 produk IKM terfasilitasi SNI;
Renja Disperindag 2020 14

