BIDANG PERINDUSTRIAN
  1. Perindustrian
  2. Seksi Agro Industri dan Hasil Hutan
  3. Seksi Industri Logam, Mesin dan Kimia
  4. Seksi Aneka Industri

TUGAS POKOK :

Merencanakan operasional, mengelola, mengkoordinasikan, mengendalikan, mengevaluasi dan melaporkan urusan perindustrian.

 

FUNGSI :

  1. perencanaan operasional urusan perindustrian;
  2. pengelolaan urusan perindustrian;
  3. pengendalian, evaluasi dan pelaporan urusan perindustrian; dan
  4. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas, tugas dan fungsinya sesuai bidang.

 

URAIAN TUGAS :

  1. Mengarahkan dan menyusunRenstra dan Renja pada Bidang Perindustrian;
  2. Mengarahkan dan merumuskan bahan-bahan pembahasan penyusunan RKA-SKPD dan DPA-SKPD pada Bidang Perindustrian;
  3. Mengarahkan dan mengendalikan pengkajian bahan perumusan kebijakan teknis, program kerja di bidang perindustrian;
  4. Mengarahkan dan mengendalikan penyusunan petunjuk teknis serta fasilitasi dan bimbingan teknis pengembangan sarana, usaha dan produksi termasuk pencegahan dan pemantauan pencemaran limbah industri;
  5. Mengarahkan dan mengendalikan bimbingan teknologi peningkatan mutu produksi, pengawasan mutu, diversifikasi produk dan inovasi teknologi industri;
  6. Mengarahkan dan mengendalikan pemantauan dan evaluasi perkembangan usaha industri serta peningkatan kerjasama dengan usaha industri lainnya;
  7. Mengarahkan dan mengendalikan promosi produk industri;
  8. Mengarahkan dan mengendalikan fasilitasi akses permodalan bagi industri melalui bank dan lembaga keuangan bukan bank;
  9. Mengarahkan dan mengendalikan pemberian fasilitas usaha dalam rangka pengembangan Industri;
  10. Mengarahkan dan mengendalikan pemberian perlindungan kepastian berusaha terhadap usaha industri;
  11. Mengarahkan dan mengendalikan penerapan standar kompetensi sumber daya manusia industri dan aparatur pembina industri;
  12. Mengarahkan dan mengendalikan fasilitasi pelaksanaan diklat sumber daya manusia industri dan aparatur pembina industri;
  13. Mengarahkan dan mengendalikan pembinaan asosiasi industri;
  14. Merumuskan bahan laporan akuntabilitas kinerja Dinas lingkup Bidang Perindustrian;
  15. Merumuskan bahan LPPD tahunan dan LPPD lima tahunan di lingkup Bidang Perindustrian;
  16. Merumuskan bahan LKPJ Bupati akhir tahun dan akhir masa jabatan Bupati di lingkup Bidang Perindustrian;
  17. Mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang-undangan, ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan penyelenggaraan Bidang Perindustrian;
  18. Memberikan saran dan pertimbangan teknis penyelenggaraan Bidang Perindustrian;
  19. Membagi tugas dan mendelegasikan kewenangan kepada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  20. Membimbing atau memberikan petunjuk kepada bawahan berdasarkan pembagian tugas agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar;
  21. Menilai hasil kerja bawahan secara berjenjang, memonitor dan mengevaluasi hasil kerjanya untuk bahan pengembangan karier;
  22. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas dan/ atau kegiatan kepada atasan; dan
  23. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

TUGAS POKOK :

Merencanakan kegiatan, melaksanakan, membagi tugas dan mengontrol urusan Seksi Agro Industri dan Hasil Hutan

 

FUNGSI :

  1. Perencanaan kegiatan agro industri dan hasil hutan;
  2. Pelaksanaan urusan agro industri dan hasil hutan;
  3. Pembagian pelaksanaan tugas agro industri dan hasil hutan; dan
  4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

URAIAN TUGAS :

  1. menyiapkan bahan-bahan penyusunan Renstra dan Renja pada SeksiAgro Industri dan Hasil Hutan;
  2. menyiapkan bahan-bahan pembahasan penyusunan RKA-SKPD dan DPA-SKPD pada SeksiAgro Industri dan Hasil Hutan;
  3. memfasilitasi perlindungan kepastian berusaha terhadap usaha Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH) daerah;
  4. memfasilitasi dan pengawasan terhadap penerapan standar yang akan dikembangkan di seksi Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH);
  5. memfasilitasi kerjasama bidang standarisasi Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH) tingkat daerah;
  6. melaksanakan pembinaan industri dalam rangka pencegahan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh bidang Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH) tingkat daerah;
  7. melaksanakan pengawasan terhadap pencemaran lingkungan yang diakibatkan kegiatan di bidang Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH) daerah;
  8. menyusun tata ruang daerah industri dalam rangka pengembangan pusat-pusat industri yang berintegrasi serta koordinasi penyediaan sarana dan prasarana untuk Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH) yang mengacu pada tata ruang regional (provinsi);
  9. melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas desentralisasi di bidang Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH)) tingkat daerah;
  10. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH);
  11. melaksanakan penelitian, pengembangan dan penerapan teknologi di bidang Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH));
  12. memfasilitasi pemanfaatan hasil penelitian, pengembangan dan penerapan teknologi di bidang Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH);
  13. melaksanakan sosialisasi hasil penelitian, pengembangan dan penerapan di bidang Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH);
  14. memfasilitasi kemitraan antara industri kecil, menengah dan besar serta sektor ekonomi lainnya di bidang Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH);
  15. memfasilitasi kerjasama pengembangan industri melalui pola kemitraan usaha di bidang Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH);
  16. melaksanakan hasil-hasil kerjasama luar negeri, lintas sektoral dan regional untuk pemberdayaan di bidang Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH);
  17. memfasilitasi pembentukan dan pembinaan unit pelaksana teknis;
  18. melaksanakan pengumpulan, analisis, diseminasi dan pelaporan data Agro Industri dan Hasil Hutan (AIHH) tingkat daerah;
  19. melaksanakan koordinasi dengan seksi lain;
  20. menyiapkan bahan laporan akuntabilitas kinerja pada seksi;
  21. mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan lingkup tugas serta mencari alternatif pemecahannya;
  22. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan bidang tugasnya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  23. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;
  24. membagi tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  25. memberi petunjuk kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku;
  26. menilai hasil kerja bawahan, memonitor dan mengevaluasi hasil kerjanya untuk bahan pengembangan karier;
  27. menyusun laporan pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan; dan
  28. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

TUGAS POKOK :

Merencanakan kegiatan, melaksanakan, membagi tugas dan mengontrol urusan Seksi Industri Logam, Mesin dan Kimia.

 

FUNGSI :

  1. perencanaan kegiatan Industri Logam, Mesin dan Kimia;
  2. pelaksanaan urusan Industri Logam, Mesin dan Kimia;
  3. pembagian pelaksanaan tugas Industri Logam, Mesin dan Kimia; dan
  4. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

URAIAN TUGAS :

 

  1. menyiapkan bahan-bahan penyusunan Renstra dan Renja pada Seksi Industri Logam, Mesin dan Kimia;
  2. menyiapkan bahan-bahan pembahasan penyusunan RKA-SKPD dan DPA-SKPD pada SeksiIndustri Logam, Mesin dan Kimia;
  3. memfasilitasi perlindungan kepastian berusaha terhadap usaha Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK) daerah;
  4. memfasilitasi dan pengawasan terhadap penerapan standar yang akan dikembangkan di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK);
  5. memfasilitasi kerjasama bidang standarisasi di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK)tingkat daerah;
  6. melaksanakan pembinaan industri dalam rangka pencegahan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK) tingkat daerah;
  7. melaksanakan pengawasan terhadap pencemaran lingkungan yang diakibatkan kegiatan di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK) daerah;
  8. melaksanakan penyusunan tata ruang daerah industri dalam rangka pengembangan pusat-pusat industri yang berintegrasi serta koordinasi penyediaan sarana dan prasarana untuk Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK) yang mengacu pada tata ruang regional (provinsi);
  9. melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas desentralisasi di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK) tingkat daerah;
  10. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK);
  11. melaksanakan penelitian, pengembangan dan penerapan teknologi di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK);
  12. memfasilitasi pemanfaatan hasil penelitian, pengembangan dan penerapan teknologi di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK);
  13. melaksanakan sosialisasi hasil penelitian, pengembangan dan penerapan di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK);
  14. memfasilitasi kemitraan antara industri kecil, menengah dan besar serta sektor ekonomi lainnya di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK);
  15. memfasilitasi kerjasama pengembangan industri melalui pola kemitraan usaha di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK);
  16. melaksanakan hasil-hasil kerjasama luar negeri, lintas sektoral dan regional untuk pemberdayaan di bidang Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK);
  17. melaksanakan pengumpulan, analisis, diseminasi dan pelaporan data Industri Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK) tingkat daerah;
  18. melaksanakan koordinasi dengan seksi lain;
  19. menyiapkan bahan laporan akuntabilitas kinerja pada seksi;
  20. mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan lingkup tugas serta mencari alternatif pemecahannya;
  21. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan bidang tugasnya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  22. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;
  23. membagi tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  24. memberi petunjuk kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku;
  25. menilai hasil kerja bawahan, memonitor dan mengevaluasi hasil kerjanya untuk bahan pengembangan karier;
  26. menyusun laporan pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan; dan
  27. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

TUGAS POKOK :

Merencanakan kegiatan, melaksanakan, membagi tugas dan mengontrol urusan Seksi.

 

FUNGSI :

  1. perencanaan kegiatan Aneka Industri;
  2. pelaksanaan kegiatanAneka Industri;
  3. pembagian pelaksanaan tugas kegiatan Aneka Industri; dan
  4. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

URAIAN TUGAS :

  1. menyiapkan bahan-bahan penyusunan Renstra dan Renja pada Seksi Aneka Industri;
  2. menyiapkan bahan-bahan pembahasan penyusunan RKA-SKPD dan DPA-SKPD pada Seksi Aneka Industri;
  3. melaksanakan pengumpulan dan analisis data perkembangan Aneka Industri;
  4. melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis pembinaan dan pengembangan, pengendalian dan pengawasan Aneka Industri;
  5. melaksanakan penyusunan bahan fasilitasi dan koordinasi, pembinaan dan pengembangan, pengendalian dan pengawasan, monitoring dan evaluasi, pengaturan teknis serta pelayanan umum pada jenis Aneka Industrisesuai dengan bidang industri;
  6. melaksanakan penyusunan rekomendasi teknis perijinan dan pengendalian usaha Aneka Industri;
  7. melaksanakan kegiatan fasilitasi dan koordinasi, pembinaan dan pengembangan, pengendalian dan pengawasan, monitoring dan evaluasi, pengaturan teknis serta pelayanan umum pada jenis Aneka Industrisesuai dengan urusan Bidang Perindustrian;
  8. melaksanakan koordinasi dengan seksi lain;
  9. menyiapkan bahan laporan akuntabilitas kinerja pada seksi;
  10. mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan lingkup tugas serta mencari alternatif pemecahannya;
  11. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan bidang tugasnya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  12. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;
  13. membagi tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  14. memberi petunjuk kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku;
  15. menilai hasil kerja bawahan, memonitor dan mengevaluasi hasil kerjanya untuk bahan pengembangan karier;
  16. menyusun laporan pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan; dan
  17. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

                                         

                                                              DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN 

   DISPERINDAG KABUPATEN LEBAK

Copyright@2017